Sosial

PENDUDUK DAN SOSIAL BUDAYA

Jumlah dan Kepadatan Penduduk
Berdasarkan data Statistik Tahun 2009, penduduk Kabupaten Mimika  pada tahun 2008 adalah 187.751 jiwa yang terdiri 109.159 jiwa laki-laki dan 78.592 jiwa perempuan. Dengan luas wilayah 19.592 km2, maka kepadatan penduduk rata-rata mencapai 9,58 jiwa per km2.

Pertumbuhan Penduduk
Berdasarkan data kependudukan tahun 1990-2008, pertumbuhan rata-rata Kabupaten Mimika adalah 9,25 % per tahun. Pertumbuhan tersebut tergolong sangat tinggi. Hal ini terjadi karena adanya aktivitas Pertambangan PT. Freeport yang memerlukan SDM dalam jumalah besar, baik yang terlibat langsung maupun kontraktor-kontraktornya.

Migrasi Penduduk
Pertumbuhan penduduk di Kabupaten Mimika yang paling besar terjadi karena migrasi. Kondisi ini terjadi karena pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mimika yang sangat pesat. Secara proporsional rasio perbandingan antara penduduk yang masuk Kabupaten Mimika dengan penduduk yang keluar Kabupaten Mimika mencapai perbandingan antara 9 :1

Besarnya angka migrasi masuk tersebut tidak hanya datang dari luar Provinsi Papua akan tetapi juga berasal dari Kabupaten Paniai, Kabupaten Jaya Wijaya dan wilayah lainnya dalam Provinsi Papua. Studi Dames and Moore (1997) menunjukkan  bahwa komposisi penduduk yang bermukim di Kabupaten Mimika terdiri dari penduduk asli (Suku Kamoro dan Amungme) sebanyak 36,6%, penduduk asli Papua pendatang sebanyak 13,6% dan penduduk non Papua mencapai 49,8%

Pendidikan

Pada  tahun  2008  Kabupaten Mimika  memiliki  183  sekolah  dengan perincian  49 sekolah taman  kanak-kanak, 93  sekolah  dasar,  26 sekolah  menengah  tingkat pertama dan 15  sekolah menengah atas (SLTA). Lima belas SLTA ini terbagi menjadi 9 SMU dan 6 SMK. Taman  Kanak-kanak  terdapat  di 6  distrik  yaitu  Distrik  Mimika  Barat, Mimika  Timur,  Mimika  Timur  Tengah, Mimika  Baru, Kuala  Kencana  dan Distrik Tembagapura,  selebihnya  belum mempunyai  TK.  Diantara  keenam  distrik tersebut,  Distrik  Mimika  Baru  sebagai distrik  dengan konsentrasi penduduk terpadat mempunyai 32 TK.

Untuk Tingkat Sekolah Dasar, seluruh distrik memiliki SD dengan jumlah bervariasi. Distrik yang mempunyai jumlah SD paling sedikit yaitu Distrik Mimika Timur Jauh, Distrik Mimika Barat dan Distrik Jita sebanyak 3 SD. Mimika Baru sebagai Distrik terpadat penduduknya memiliki 35 SD.

Penyelenggaraan Pendidikan Dasar ini tidak hanya dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi oleh pihak swasta. Peran pihak swasta dengan yayasannya masing-masing terutama telah membantu pendidikan dan pengajaran anak-anak di kampung-kampung pedalaman yang belum tersentuh oleh SD Inpres milik Pemerintah.

Untuk tingkat sekolah lanjutan pada tahun 2008 terjadi peningkatan kwantitas sekolah, ruang belajar (SMU Kejuruan) dan penambahan guru yang cukup signifikan.

Kesehatan

 Di Kabupaten Mimika terdapat 1 RSUD, 4 buah rumah sakit swasta, dan 54 puskesmas/puskesmas pembantu. Keempat Rumah Sakit Swasta berlokasi di distrik-distrik perkotaan, yakni Distrik Mimika baru, Tembagapura, Kuala Kencana. Puskesmas dan Puskesmas Pembantu menyebar di kampung-kampung di seluruh wilayah Kabupaten Mimika. Di Kabupaten Mimika terdapat 51 tenaga dokter yang melayani kesehatan masyarakat. Dari 51 orang ini terdiri dari 42 orang doketer umum, empat orang dokter spesialis, dan 5 orang dokter gigi.

Keagamaan

 Penduduk Kabupaten Mimika mayoritas memeluk Agama Kristen Protestan, yaitu sebesar 40,1% sehingga wajar pula bila banyaknya tempat beribadah pemeluk agama Protestan adalah yang terbanyak. Dari 337 tempat ibadah berbagai agama, 132 buah adalah tempat beribadah umat Agama Protestan.

Berdasarkan data statistik, pemeluk agama  di Kabupaten Mimika sebagai berikut :

– Kristen Protestan      = 79.179 jiwa
– Islam                      = 62.068 jiwa
– Kristen Katolik          = 46.125 jiwa
– Hindu                      =      217 jiwa
– Budha                     =     162 jiwa

Penduduk beragama Kristen secara umum merupakan penduduk pribumi dan pendatang dari kawasan Timur Indonesia sementara pendatang yang berasal dari wilayah Barat, khususnya pulau Jawa umumnya beragama Islam.

Leave a Reply

Your email address will not be published.