Penderita HIV/AIDS Di Mimika Tertinggi Di Indonesia

Jumlah penderita HIV/AIDS (Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immunodeficiency Syndrome) di Kabupaten Mimika, Papua, hingga akhir Juni 2009 mencapai 1.993 orang dan menjadikannya sebagai jumlah kasus tertinggi di Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Erens Meokbun di Timika, Selasa [01/09] , mengatakan, angka tersebut juga merupakan jumlah tertinggi di papua. Persentase peningkatan jumlah kasus terbesar karena faktor hubungan seks bebas yang mencapai 89 persen.

Ketua Harian Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Mimika itu mengatakan, tingginya penyebaran angka HIV/AIDS di Mimika disebabkan  rendahnya pengetahuan masyarakat setempat terhadap bahaya HIV/AIDS dan kurangnya informasi yang diterima masarakat yang bermukim di wilayah tersebut.

Pastor Bert Hogenborn OFM selaku Direktur Yayasan Peduli AIDS Timika (YPAT) mengatakan, jumlah penderita HIV/AIDS di Mimika lebih tinggi dari data yang dikeluarkan KPAD. Pasalnya, kata Pastor Hogenborn, banyak kasus warga meninggal di Mimika dengan gejala AIDS, namun tidak tercatat dalam administrasi KPAD.

“Angka itu hanya sebagian kecil dari kasus yang sebenarnya. Kita tidak bisa memastikan berapa jumlah orang yang telah terinfeksi HIV/AIDS di Mimika,” kata Pastor Hogenborn.

Ia mengatakan, upaya penanggulangan HIV/AIDS di Mimika selama ini tidak berjalan maksimal karena program dan kegiatan yang dijalankan sekedar bersifat insidentil.

Hogenborn mengeritik program penanggulangan HIV/AIDS yang diadakan oleh lembaga bentukan pemerintah dalam hal ini KPAD karena pelaksana program merangkap jabatan struktural pada instansi pemerintah.

“Kalau tidak ada dana, aktivitas tidak ada. Ini soal motivasi dan tanggung jawab moral. Orang yang menduduki jabatan di KPAD tidak memiliki motivasi yang tinggi untuk bekerja demi melayani masyarakat,” tukasnya.

Hogenborn berharap KPAD Mimika ke depan harus diisi orang-orang yang independen yang mau bekerja secara sukarela untuk melayani masyarakat, bukan orang-orang yang rakus uang dan rakus kekuasaan.  Data Dinas Kesehatan Papua mencatat hingga 2007 jumlah penderita HIV/AIDS sudah mencapai lebih dari 3.000 jiwa.

Total jumlah kasus HIV/AIDS di Indonesia, hingga September 2007, tercatat 16.288 kasus , 53,8 persen di antara penderitanya dari kalangan usia produktif, yaitu 20-29 tahun. (ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published.